Detail Berita

pada 16 February 2021

Dalam rangka Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan pertemuan secara virtual pada tanggal 22 Desember tahun 2020 bertempat di Ruang Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Pada pertemuan tersebut diikuti oleh  Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Kalimantan Barat, Kepala SKPD terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Pelindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati Walikota se-Kalimantan Barat.

Hari Ibu Indonesia lahir dari pengerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia sungguh mengesankan. Ekspresinya antara lain terlihat dalam kongres perempuan pertama 22 Desember 1928 di Yogjakarta sebagai tekad bersama mendorong pembentukan Indonesia merdeka. Peringatan Hari Ibu Indonesia dapat dimaksudkan dan/atau diarahkan untuk selalu membangkitkan semangat perjuangkan tentang keluhuran dan keagungan peran perempuan sebagai ibu dan keibuan yang protektif terhadap kehidupan. Sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, perayaan Hari Ibu ditetapkan setiap tanggal 22 Desember, dengan adanya peringatan hari ibu terbukti adanya perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Peringatan hari ibu ini juga membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara sendiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Perempuan Indonesia masa kini adalah peremuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Undang-Undang Dasar Negara Tahun 1945, menjamin bahwa setiap warga negara Indonesia termasuk perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk berpartisipasi dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Sehubungan dengan hal tersebut peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema ”Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.

Tema ini di bangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia Tahun 2020 bersiap-siap menuju Indonesia yang berkualitas, dapat meningkatkan peran dan partisipasi perempuian untuk ikut menentukan dalam mengambil keputusan. Adapun tema di atas kami tetapkan untuk menenang perjuangan kaum perempuan bersama dengan kaum laki-laki dalam merebut Kemerdekaan Republik Indonesia dan Memberikan pemahaman pada generasi muda (milenial) tentang keberanian dan pengorbanan kaum perempuan dimasa pengerakan Kemerdekaan Indonesia. Rangkaian PHI 2020 tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi covid-19 yang melanda di seluruh dunia termasuk Indonesia. Protokol kesehatan disosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona. Penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, jaga jarak/hindari kerumunan, meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsi gizi seimbang, kelola penyakit comorbid dan memperhatikan kelompok rentan serta perilaku hidup bersih dan sehat, menjadi hal-hal yang diterapkan dalam era “new normal”.

Sementara itu pandemic covid-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 hingga saat ini dan negara-negara lain di dunia, memperlihatkan sisi lain perjuangan perempuan di Indonesia dalam menyetop penyebaran covid-19. Mulai dari membimbing keluarga saat berada di rumah, menjadi tulang punggung bagi keluarga hingga menjadi garda terdepan penyembuhan Covid-19 sebagai dokter dan perawat. Tak jarang perempuan memiliki peran ganda sekaligus. Perempuan sebagai ibu harus memastikan anak-anak dan seluruh anggota keluarganya tetap berada di rumah dan membuat suasana nyaman. Perempuan yang bergerak dalam bidang UMKM juga berperan menyediakan kebutuhan selama pandemi. Perempuan juga berperan besar dalam penerapan protokol kesehatan keluarga pada masa pandemi covid 19.

 

Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa berkaitan dengan peran perempuan dalam mewujudkan demokrasi partisipasi khususnya pada Tahun 2020 ini telah terlihat pada meningkatnya jumlah keterwakilkan perempuan yang duduk dalam kabinet kerja. Dengan lebih banyaknya perempuan sebagai pengambilan keputusan dalam kebijakan, diharapkan perwujudan hak-hak perempuan Indonesia semakin dapat terpenuhi. Dan juga harapan beliau, Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat beserta jajaran melakukan kunjungan dan memberikan bantuan paket spesifik ke panti lansia yang berada di kota Pontianak dan kabupaten Kubu Raya serta berkoordinasi dengan Dinas yang membidangi perlindungan perempuan dan anak.

Komentar(0)

Tinggalkan Komentar