Detail Berita

pada 16 February 2021

Sanggau - Anggota DPRD Sanggau, Supardi mengatakan kejahatan pada anak tidak boleh dibiarkan. Para pelakunya, harus dihukum dengan berat mengingat besarnya dampak psikologis, sosiologis dan dampak lainnya bagi korban.

“Kejahatan semacam ini jangan dibiarkan. Beri efek jera. Kalau perlu beri hukuman seberat–beratnya kepada pelaku. Supaya para predator anak ini berpikir ribuan kali untuk melakukannya kembali,” tegas dia.

Untuk itu, memberikan perlindungan maksimal pada anak–anak di Sanggau wajib dilakukan oleh semua pihak. Tidak hanya pemerintah saja. Dari segi hukum, hukuman kepada pelaku mesti diberikan secara maksimal. Apalagi, Presiden Republik Indonesia juga telah menandatangani aturan terkait dengan hukuman tambahan berupa kebiri kimia kepada pelaku kejahatan seksual anak.

“Ini menjadi hal yang perlu diperhatikan terutama bagi penegak hukum di Indonesia dalam menekan kejahatan tersebut dan memberikan efek jera. Yang paling berat (dari sisi korban) ini kan memulihkan kondisi psikologisnya. Termasuk sosiologis dan dampak bawaan lainnya. Untuk para orangtua dan semua pihak, kita sudah seringkali diingatkan dari kasus–kasus yang terjadi belakangan ini,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Martinus Sudarno prihatin atas kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Sanggau. Dia meminta agar para predator anak dihukum berat.

Komentar(0)

Tinggalkan Komentar